Posts Tagged 'hubungan'

Kecerdasan Sebagai Ekspresi Hubungan. Bag. (I)

Alvy singer : kalian terlihat seperti pasangan yang sangat bahagia. Benar?

Pasangan (wanita) : Iya

Alvy Singer : bagaimana kalian melakukannya?

Pasangan (wanita) : aku sangat dangkal dan kosong, dan tidak tahu apa-apa… dan tak ada hal yang menarik yang perlu dikatakan.

Pasangan (pria) : aku juga.

Alvy Singer : Wow… Menarik. Jadi itu cara kalian menjaga hubungan?

Pasangan (wanita dan pria) : Iya…

Alvy Singer : …..

— Annie Hall, 1977

Di bawah cahaya remang lampu kafe, sepasang kekasih duduk di depanku dengan salah satunya membelakangiku, dua manusia yang sedang tampak intim dalam pembicaraannya. Aku tak tahu banyak tentang mereka, namun aku tahu jika mereka sedang bahagia dan kuyakin mereka sedang jatuh cinta, atau setidaknya, mereka pikir sedang jatuh cinta.

Tidak banyak yang menarik dari penampilan keduanya, hanya suara-suara hambar yang mengganggu telinga hingga membuatku terpaksa mendengarkan percakapan mereka yang kosong.
Percakapan merekapun sesederhana percakapan pemuda kelas menengah (seperti diriku) lainnya, dan kuyakin sangat membosankan. Sungguh tidak menarik sama sekali untuk kutuliskan di sini.

Hingga akhirnya mereka beranjak pergi, aku telah memesan gelas kopi kedua, melanjutkan pekerjaan dalam layar monitorku dengan pikiran yang tak karuan.
Ingatan tentang percakapan mereka sukar menghilang, sebuah percakapan yang olehku enggan terucap bahkan dalam candaan sekalipun, dan topik yang mereka berdua bicarakan selama dua jam itupun adalah obrolan yang kosong dan repetitif. Candaan merekapun membosankan. Cenderung dangkal. Topik sebatas fashion, kendaraan, materil, dan terkadang mencoba romantis menggunakan quote-quote yang berseliweran dimedia sosial.
Namun, justru obrolan yang dangkal tersebutlah yang menggangguku; memunculkan pertanyaan tentang bagaimana cara mereka mempertahankan hubungan dalam badai kedangkalan dan kekosongan kata-kata.

Karena selama ini aku percaya jika obrolan dan pembicaraan yang menarik adalah hal terpenting dalam menjalin hubungan, terlebih hubungan jangka panjang yang mengatasnamakan cinta. Karena kata-kata ialah tentang mengkomunkasikan isi hati dan pikiran dalam sebuah kalimat. Gambaran kepribadian seseorang.

Aku tahu idealnya pasangan ialah berbeda-beda bagi setiap orang, aku yakin itu. Namun apakah komunikasi yang sempit dan kosong dapat menjamin mereka (yang cantik, gagah, mempesona, baik dan sebagainya) dapat mempertahankan sebuah hubungan? Apakah hal itu tidak lantas membuat mereka bosan?

Dan memang, mereka yang pandai tidak menjamin keharmonisan, hanya saja ia dapat memberi warna berbeda pada sebuah hubungan tersebut dengan candaan-candaan random/absurd dan pembahasan-pembahasan yang setidaknya tidak monoton (itu-itu saja)

Aku tentu tidak cerdas dengan pandangan luas. Aku hanya berpikir jika sebuah hubungan tidak hanya tentang berbagi suka duka, namun juga dedikasi, berbagi pengetahuan dan segala hal yang dapat mencerdeskan satu dengan lainnya. Hal-hal yang dapat membangun bukan malah membodohkan dengan pembicaraan-pembicaraan yang dangkal dan kosong.
Tahu kapan serius dan tahu kapan bercanda.

Kukatakan lagi, aku tidak cerdas dengan pandangan luas, namun aku yakin jika aku dapat membuat pasanganku jauh lebih bahagia dibanding pria di kafe tersebut.


ME

Bankbenk

Bankbenk

Know nothing

Personal Links

Verified Services

View Full Profile →

Archives

Top Posts & Pages

August 2017
M T W T F S S
« Jul    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Twitter

  • hoamss ~ https://t.co/rrhG5tMCXM 4 days ago
  • "gimana caranya anak proletar bs nikah dengan putri bangsawan?" "Kawin lari! Culik! Paling!" — nenek moyang sasak 4 days ago
  • tanpa judul - Kau tau tentang masa laluku yang kelam, tapi, sayang- satu hal yang bahkan hingga saat ini... tmblr.co/ZOiBwt2OUKWsR 3 weeks ago
  • Coba main sedikit. Ajak ngobrol "rakyat-rakyat jelata" itu. Akrabkan diri, analisa mereka, lalu tarik kesimpulan. 3 weeks ago
  • Hanya krn kerja keras dpt menjadikan seseorang sukses (kaya), nggak lantas membenarkan stigma buruk tentang "orang miskin itu malas-malas", 3 weeks ago
Follow KNOW NOTHING on WordPress.com

Blog Stats

  • 3,135 hits