Kebencian Yang Hadir Dari Ruang Kedunguan

Dibawah remang-remang lampu cafe, ketika aku melontarkan sebuah humor baru yang tak pernah mereka dengar, pikirnya akulah yang bodoh dengan candaan tak masuk akal, menatap wajahku untuk lalu tertawa, sedangkan wajah mereka sendiri dungunya tiada tara karena saat berbicara dengan kepercayaan diri berlebih, membicarakan kekagauman pada diri sendiri, hingga cerita betapa perkasanya mereka. Sampai-sampai mulut mereka mengeluarkan bau busuk; keangukuhan

Orang-orang seperti mereka tidak lebih dari hama yang merasa lebih superior dari yang lainnya hanya karena memiliki privilage lebih.

Bahkan aku ingat ketika masih sekolah dulu, aku kerap memperhatikan kemuraman orang-orang semacam ini, saat itu aku mulai heran dengan keterbatasan pengetahuannya, keinginan yang dangkal, permainan yang tak bermutu, dan obrolan yang sia-sia. Padahal mereka memiliki fasilitas tuk menjadi lebih cerdas.
Namun mereka samasekali tidak memiliki pemahaman tentang hal-hal yang esensial, hal-hal yang mengesankan, hingga akhirnya aku tak lagi berdaya melimitasi egoku untuk menganggap mereka lebih rendah dariku.

Bukan perihal ketersinggungan harga diri yang membuatku merendahkan mereka, dan demi Tuhan jangan lagi paksakan padaku kata-kata menjemukan tersebut, yang terus kalian ulangi hingga membuatku mual.
Mereka tak mengerti apapun, mereka tidak mengenal hidup sama sekali, dan jujur saja itulah yang membuatku membenci mereka.

Dalam hal lainnya, realitas yang paling jelas sekalipun mereka perlakukan dengan kedunguan yang luarbiasa tak masuk akal. Mereka telah terbiasa untuk menghormati keberhasilan, namun kemudian menghina orang yang gagal, mentertawakan dengan sepenuh hati dan tanpa rasa belas kasih sedikitpun.
Mereka menyamakan kedudukan/golongan dengan inteligensia, bahkan di usia itu mereka telah membicarakan tentang kasta, menegaskan dari kelas mana mereka berasal. Tentu itu semua muncul dari akibat kedunguan, gambaran buruk dari kehidupan yang mengelilingi mereka di masa kecil hingga remaja. Mereka benar-benar buruk.
Tentu saja, semua itu berasal dari pandangan dangkal dan prasangka kesinisan mereka terhadap orang-orang dibawahnya, benar bahwa itu gambaran tentang semangat masa muda; tapi semangat seperti itu bukan hal yang menarik sama sekali, bagiku tampak seperti kekurang ajaran. Karena itu aku kadung terlampau membenci mereka, meskipun kemungkinan besar aku adalah manusia yang lebih buruk saat ini.

Tapi bagaimanapun, pada akhirnya mereka akan mulai mengerti bahwa aku telah membaca buku-buku yang tidak mampu mereka baca, dan mulai tahu (sesuatu yang tidak di ajarkan di sekolah) hal yang tak pernah mereka sadari namun keberadaannya nyata. Meskipun mereka berusaha menolaknya, namun secara moral mereka akan mengakuinya. Terlebih setelah mereka tahu aku aktif menulis di beberapa surat kabar dan majalah-majalah.
Namun tetap saja, bagiku pujian satu orang yang mengerti apa yang kukerjakan jauh lebih menggembirakan daripada ribuan pujian dari yang tak mengerti.

Mungkin kebencianku terhadap mereka akan berhenti, namun rasa permusuhanku kan tetap kujaga, hingga akhirnya aku tidak kuat lagi menahannya dan dengan sendirinya menumbuhkan keinginan untuk bersosial, untuk berteman. Meskipun sebelum-sebelumnya aku telah mencoba bergaul dengan mereka, tapi entah kenapa keakrabanku hanya bertahan sementara dan hilang begitu saja.

Mungkin karena kedangkalan mereka yang abadi, atau karena akulah yang terlalu keras kepala.

Entahlah.

Advertisements

2 Responses to “Kebencian Yang Hadir Dari Ruang Kedunguan”


  1. 1 74maludin 16/04/2017 at 11:20 am

    Nice post

    Kok ngerasa agak mirip dengan ku juga ya

    Like


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




ME

Bankbenk

Bankbenk

Know nothing

Personal Links

Verified Services

View Full Profile →

Archives

April 2017
M T W T F S S
« Mar   May »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Follow KNOW NOTHING on WordPress.com

Blog Stats

  • 3,002 hits

%d bloggers like this: