Beyond Good And Evil: Disposisi Religius

Mencintai sesama manusia demi Tuhan — ini adalah perasaan yang paling mulia dan berjangkauan paling jauh yang pernah dicapai oleh manusia. Gagasan bahwa tanpa adanya semacam penyucian atas motif-motif tersembunyi maka mencintai sesama manusia hanyalah salah satu tambahan kebodohan yang kasar, bahwa predisposisi yang bahkan lebih tinggi — siapa saja yang merasakan dan ‘menjadi saksi’ atas hal ini, dan seberapa pun keras lidahnya bergetar tidak karuan saat berusaha mengekspresikan gagasan yang sulit seperti ini: biarlah dia selamanya tetap layak dimuliakan dan suci dalam pandangan kita sebagai manusia yang telah terbang paling tinggi dan yang melakukan kesalahan paling indah!

Advertisements

0 Responses to “Beyond Good And Evil: Disposisi Religius”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




ME

Bankbenk

Bankbenk

Know nothing

Personal Links

Verified Services

View Full Profile →

Archives

December 2016
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Twitter

Follow KNOW NOTHING on WordPress.com

Blog Stats

  • 3,060 hits

%d bloggers like this: