Nyanyian Alegoris (Perandaian) Setelah Badai Berlalu: Penyawangan Resto, Batu Layar, 3 Oktober 2016

img_20160918_203222

Mengabadikan kekalahan di setiap halaman

Andai saja aku tidak terburu-buru menyimpulkan segala sesuatunya, kuyakini pengalaman-pengalaman yang lampau akan terakumulasi menentukan sikap yang terbaik bagi diriku dalam menghadapi kesusahan seperti itu.

Andai saja dalam cerita itu aku melimitasi egoku dengan tidak mengajukan perspektif tunggal, barangkali semua keterpurukan yang klise tersebut menganihilasi dirinya menjadi keindahan estetis yang belum pernah kutemui sebelumnya.

Andai saja aku lapang dada menerima tentang kapabilitasku sebagai seorang pecundang yang persisten, tentu aku dapat menikmati detik-detik waktuku yang kujalani, mengkontemplasikan kegelisahan tentang kisahku sendiri, atau mencumbu rima-rima konstan dari gema takdir.

Dan…

Andai saja aku tak berandai-andai, barang tentu kisahku tidak sampai disini—begitulah alegori setelah kekalahan.

Advertisements

0 Responses to “Nyanyian Alegoris (Perandaian) Setelah Badai Berlalu: Penyawangan Resto, Batu Layar, 3 Oktober 2016”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




ME

Bankbenk

Bankbenk

Know nothing

Personal Links

Verified Services

View Full Profile →

Archives

October 2016
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Twitter

Follow KNOW NOTHING on WordPress.com

Blog Stats

  • 3,060 hits

%d bloggers like this: